Kalimat ‘Kids zaman now’ mungkin sudah terdengar tidak asing lagi di telinga kita, atau mungkin kalian sudah sering membacanya di media sosial. Kids zaman now adalah plesetan dari kata anak zaman sekarang, kenapa disebut demikian? Istilah ini merupakan sindiran terhadap kelakuan aneh dan tidak wajar dari anak zaman sekarang namun mereka menganggap hal tersebut keren. Kelakuan mereka disebut alay dan berbuat sesuatu yang tidak sesuai dengan norma serta bagaimana seharusnya anak muda berperilaku.
Kalimat ini sudah sering digunakan pada media sosial seperti Twitter, Facebook, Instagram, bahkan pada headline berita sekalipun. Salah satu judulnya adalah ‘’Kelakuan kids zaman now’’ atau sebuah postingan foto anak kecil sedang berbicara di sosial media dengan caption ‘’Kids Zaman Now’’. Banyak pula anak remaja yang membuat meme yang bertema Kids Zaman Now dan menguploadnya ke berbagai media sosial.
Anak-anak ataupun remaja ‘’kids zaman now’’ memiliki ciri-ciri seperti :
1. Alay (bersikap berlebihan)
Mereka selalu menanggapi dan bersikap berlebihan pada suatu hal. Misalnya ketika mereka mempunyai barang baru, mereka akan memotret benda tersebut dan menguploadnya ke media sosial
2. Berfoto dimana saja dan dalam situasi apa saja
Bahkan ketika sakit atau sedang makan, mereka memotret dan mengupload foto tersebut ke media sosial. Yang lebih parah lagi ada yang mengiris-iris tangannya dengan silet hingga berdarah-darah lalu difoto dan diupload ke media sosial
3. Mengikuti tren terbaru
Mereka mengikuti tren yang tidak pantas dengan budaya Indonesia, seperti menggunakan pakaian minim, terbuka, dan mengumbar aurat. Bahkan beberapa waktu yang lalu ada sebuah tren yang berupa tantangan(challenge) seperti Blue whale challenge, Skip challenge, Kylie lip challenge, Ice bucket challenge, dan lain sebagainya. Tantangan tersebut dapat mengancam nyawa mereka dan bahkan telah memakan korban, namun demi ketenaran mereka tetap mengikuti hal tersebut
4. Ingin mendapatkan perhatian orang lain
Mereka haus akan perhatian yang sebenarnya adalah hal yang wajar karena sifat dasar manusia butuh perhatian ,dan berbuat hal yang tidak wajar untuk mendapatkan perhatian tersebut, dengan cara mengikuti berbagai challenge serta tren yang berbahaya, berfoto dengan gaya dan pakaian yang tidak pantas, mengikuti balap liar, merokok bahkan sampai memakai obat-obatan terlarang.
5. Wawasan luas
Wawasan mereka memang lebih luas namun, lebih sering sibuk dengan gadget(gawai) masing-masing sehingga tidak memperhatikan lingkungan disekitarnya
6. Mereka selalu kritis dan gemar beropini
Namun mereka kadang melakukan hal yang tidak sopan, bahkan beberapa diantaranya banyak yang opininya tidak ingin ditentang atau menerima pendapat orang lain
7. Menggunakan bahasa yang dianggap kekinian dan kadang susah dipahami serta tidak sesuai dengan ejaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, bahkan dicampur dengan bahasa asing seperti : Kuy, Tercyduck, Anjay, YXG KUY, dan lain sebagainya
8. Masih seumuran jagung sudah kasmaran
Hal ini bukan hal baru lagi menurut saya, disekitar kita bukan hanya anak SMA atau anak SMP saja, bahkan anak SD yang masih ingusan sudah merasakan cinta dan punya mantan pacar. Masa yang seharusnya diisi dengan keceriaan dan banyak permainan malah mereka isi dengan percintaan
Kalimat "Kids Zaman Now" ini memperlihatkan kepada kita betapa rusaknya generasi muda Indonesia pada masa kini, mereka melakukan hal yang tidak sesuai dengan umur mereka serta melakukan berbagai kenakalan remaja. Guru, serta orang tua hendaknya menjadi pemandu ‘’kids zaman now’’ agar mereka lebih banyak melakukan kegiatan positif melalui gadget(gawai) mereka, dan tidak bertingkah diluar batas.

Bnerr bngtt kak😍😜
BalasHapusMakasiii
Hapuskappa
BalasHapusO aza ya kan
Hapus